[Limited] Call For Proposal- Gender Specialist / Technical Advisor (Gender in Emergencies – GiE)

Tujuan Posisi

Memberikan dukungan teknis spesialis kepada Yayasan Penabulu untuk memastikan integrasi Gender in Emergencies (GiE) dan pendekatan pengarusutamaan kesetaraan gender secara efektif, aman, dan bermakna dalam seluruh siklus program kemanusiaan dan pembangunan, termasuk desain, implementasi, MEAL, serta kemitraan, dengan memperhatikan prinsip safeguarding, PSEAH, dan safe programming.

Ruang Lingkup Pekerjaan

Durasi pekerjaan selama empat bulan dimulai Maret – Juni 2026 dengan ruang lingkup pekerjaan sebagai berikut:

1. Gender Analysis & Assessment

  • Melakukan atau mendukung Rapid Gender Analysis (RGA), gender and care analysis, serta analisis kontekstual berbasis data sekunder dan primer untuk mendukung respon dan program Penabulu.
  • Mendukung analisis gender berkelanjutan melalui PDM, MEAL, dan sumber data lain.
  • Mendokumentasikan serta membagikan temuan dan rekomendasi analisis gender kepada tim program untuk perbaikan kualitas intervensi.

2. Desain Program & Perencanaan

  • Memberikan dukungan teknis kepada staf program untuk menerjemahkan temuan analisis gender ke dalam desain program sektoral, kerangka MEAL, strategi kemanusiaan, dan proposal.
  • Mendukung integrasi gender sebagai isu lintas sektor (cross-cutting) dalam seluruh program Penabulu (mis. EFSVL, WASH, Protection, DRR).
  • Mendukung penyusunan atau penguatan Gender Strategy program yang selaras dengan strategi organisasi dan respon kemanusiaan.

3. Implementasi & Kualitas Program

  • Memberikan dukungan teknis dalam penerapan Minimum Standards on Gender in Emergencies (GiE) dan panduan IASC Gender Handbook serta GBV Guidelines.
  • Memastikan intervensi program memperkuat kepemimpinan perempuan, partisipasi bermakna, dan pengurangan risiko kekerasan berbasis gender.
  • Mendukung penerapan safe programming dan do no harm dalam seluruh kegiatan.

4. Penguatan Kapasitas Staf dan Mitra

  • Memfasilitasi pengembangan kapasitas staf Penabulu dan mitra melalui pelatihan, coaching, mentoring, dan dukungan teknis terkait GiE.
  • Memberikan dukungan teknis penggunaan Gender Minimum Standards, Call to Action commitments, dan panduan terkait lainnya.
  • Mendorong pembelajaran internal dan dokumentasi praktik baik terkait integrasi gender.

5. Safeguarding

  • Mendukung integrasi perspektif gender dalam mekanisme safeguarding dan bekerja sama dengan tim HR dan Safeguarding Focal Point.
  • Memberikan dukungan teknis, pelatihan, dan pendampingan kepada staf dan mitra terkait pelaporan, pencegahan, dan mitigasi risiko safeguarding.

6. Koordinasi, Kemitraan & Representasi

  • Mendukung keterlibatan Penabulu dalam mekanisme koordinasi Gender in Humanitarian Action (GiHA), Gender Working Group, GBV, dan PSEAH sesuai kebutuhan.
  • Mendukung penguatan kemitraan dengan organisasi perempuan dan komunitas lokal, termasuk dalam proses identifikasi dan pendampingan mitra.
  • Memberikan input teknis untuk koordinasi lintas sektor dan lintas aktor.

7. Pelaporan & Dukungan Proposal

  • Memberikan input teknis gender untuk proposal, laporan program, dan laporan donor.
  • Menyusun laporan teknis berkala terkait integrasi gender dan kualitas program kepada pimpinan program Penabulu.

Luaran/ Hasil yang Diharapkan

1. Baseline dan Perencanaan:

a. Analisis Risiko Perlindungan & Inklusi

      • Laporan Gender & Inclusion Rapid Analysis
      • GEDSI Integration Matrix

b. Asesmen Kapasitas Mitra terkait GEDSI & Safeguarding

      • Laporan Kapasitas Mitra GEDSI (Baseline Capacity Report)
      • Gap Analysis Safeguarding & Inclusion
      • Rencana Penguatan Kapasitas (CSP GEDSI)

c. Panduan Distribusi Inklusif & Aman

2. Implementasi Awal:

a. Materi Edukasi Safeguarding & Inclusion
b. SOP/Mekanisme Pengaduan (Complaint & Feedback Mechanism)
c. Modul In-house Training Safeguarding & Inclusion

3. Implementasi Lanjutan

a. Laporan In-house Training Safeguarding & Inclusion
b. Laporan OJT Pengelolaan Mekanisme Pengaduan

4. Evaluasi dan Pelaporan

a. Laporan Final Intervensi Safeguarding & Inclusion
b. Laporan Peningkatan Kapasitas GEDSI (Baseline–Endline Comparison) dan Rekomendasi Penguatan Institusional Mitra

Kualifikasi yang Dipersyaratkan

  • Pendidikan atau pengalaman profesional di bidang Gender, Pembangunan Sosial, Humanitarian Assistance, atau bidang terkait.
  • Pengalaman sebagai Gender Specialist/Gender in Emergencies dalam konteks kemanusiaan dan atau pemulihan.
  • Pemahaman yang kuat tentang GiE, IASC Gender Handbook, GBV Guidelines, Call to Action, dan safeguarding/PSEAH.
  • Pengalaman bekerja dengan OMS lokal, komunitas, dan forum koordinasi.
  • Kemampuan analisis, fasilitasi, dan komunikasi yang baik.
  • Bersedia melakukan perjalanan lapangan sesuai kebutuhan program.

Ketentuan Umum

  • Yayasan Penabulu hanya akan menghubungi kandidat yang masuk dalam daftar pendek (shortlisted);
  • Yayasan Penabulu tidak memungut biaya dalam proses rekrutmen/pengadaan;
  • Seluruh dokumen harus dikirimkan sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan;
  • Yayasan Penabulu berhak melakukan pemeriksaan latar belakang kandidat.

Prosedur Pengajuan

Konsultan yang berminat diminta mengirimkan proposal melalui email ke:
📩 operation@penabulu.id Paling lambat: 06 Maret 2026, pukul 17.00 WIB

Subjek email:
PENABULU– Gender Specialist / Technical Advisor (Gender in Emergencies – GiE)–Nama Anda

Dokumen yang wajib dilampirkan:

  • Curriculum Vitae (CV) terbaru.
  • Surat pernyataan minat (Expression of Interest) atau surat lamaran singkat.
  • Penawaran biaya (financial proposal) atau tarif jasa konsultan. 

Syarat dan Ketentuan

  1. Yayasan Penabulu dapat melakukan pemeriksaan latar belakang terhadap calon kandidat yang terpilih selama 3 hari kerja;
  2. Yayasan Penabulu hanya akan menghubungi kandidat terpilih;
  3. Yayasan Penabulu tidak bertanggung jawab atas informasi palsu yang didapatkan oleh para pelamar;
  4. Yayasan Penabulu tidak memungut biaya yang berhubungan dengan proses rekrutmen;
  5. Harap diketahui bahwa pengajuan lowongan akan diperiksa oleh administrasi kami dan penerimaan pelamar akan ditentukan oleh syarat dan ketentuan yang dimiliki oleh Yayasan Penabulu;
  6. Seluruh informasi yang telah direkrut harus dipenuhi secara tepat waktu sesuai dengan batasan waktu yang telah ditetapkan oleh Yayasan Penabulu.

Nilai dan Komitmen Yayasan Penabulu

Yayasan Penabulu berkomitmen untuk mencegah segala jenis perilaku yang tidak diinginkan di tempat kerja termasuk pelecehan seksual, eksploitasi dan penyalahgunaan, kurangnya integritas dan pelanggaran keuangan; dan berkomitmen untuk mempromosikan kesejahteraan anak-anak, remaja, orang dewasa, dan penerima manfaat yang bekerja sama dengan Yayasan Penabulu. Yayasan Penabulu mengharapkan semua staf dan sukarelawan untuk berbagi komitmen ini melalui kode etik kami. Yayasan Penabulu menempatkan prioritas tinggi untuk memastikan bahwa hanya mereka yang memiliki dan menunjukkan nilai-nilai  diatas untuk bekerja bersama Yayasan Penabulu.

Semua tawaran pekerjaan yang ditawarkan oleh Penabulu akan didasarkan pada pemeriksaan/ penyaringan yang sesuai untuk catatan kriminal dan pemeriksaan keuangan terkait dengan terorisme. Yayasan Penabulu akan meminta informasi kepada pelamar kerja melalui tempat kerja sebelumnya tentang temuan-temuan kekerasan seksual dan pelecehan seksual selama bekerja atau insiden-insiden yang sedang diselediki Ketika pelamar meninggalkan pekerjaannya, dengan mengirimkan lamaran, pelamar telah memahami prosedur rekruitmen dari Yayasan Penabulu.

Yayasan Penabulu berkomitmen untuk memastikan keberagaman dan kesetaraan gender dalam organisasi dan mendorong pelamar dari berbagai latar belakang untuk melamar.

Detail lebih lanjut dapat diunduh pada dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) terlampir.