Pendukung Program
Humanitarian Action Fund – SHIFT Asia
Dokumen
–
Anggaran
Rp165.000.000
Periode
Periode program: 11 Desember 2025 – 11 Januari 2026
Uraian
Sejak akhir November 2025, banjir dan tanah longsor yang parah telah melanda beberapa provinsi di Sumatera, termasuk Aceh dan Sumatera Utara, yang menyebabkan pengungsian besar-besaran serta kerusakan pada rumah, infrastruktur, dan layanan dasar. Menurut BNPB, sekitar 753 kematian telah terkonfirmasi, dengan ratusan orang masih hilang atau mengalami luka-luka, serta sekitar 576.300 orang terdampak dan mengungsi. Akses terhadap air bersih, sanitasi, layanan kesehatan, dan layanan dasar lainnya terganggu secara signifikan di wilayah terdampak.
Perempuan, anak-anak, ibu hamil dan menyusui, lansia, serta penyandang disabilitas menghadapi risiko yang lebih tinggi akibat keterbatasan akses terhadap pangan yang layak, fasilitas kebersihan, serta kebutuhan esensial seperti perlengkapan kebersihan menstruasi dan perawatan bayi. Kondisi pengungsian yang padat turut meningkatkan risiko kesehatan, kekerasan berbasis gender, serta eksploitasi. Meskipun berbagai upaya tanggap darurat telah dilakukan, masih terdapat kesenjangan dalam bantuan kemanusiaan yang sensitif terhadap gender dan anak, termasuk ketersediaan paket kebersihan, dukungan WASH, layanan perlindungan, dan dukungan psikososial.
Intervensi tanggap darurat yang diusulkan selama satu bulan ini bertujuan untuk menutup kesenjangan tersebut melalui tiga kegiatan utama, yaitu: (1) distribusi bantuan dasar yang sensitif terhadap gender dan usia, termasuk paket kebersihan dan paket nutrisi bagi kelompok rentan; (2) penyediaan dukungan perlindungan minimum di Medan, Lhokseumawe, dan Banda Aceh, termasuk mekanisme pelaporan dan rujukan yang mudah diakses untuk kasus kekerasan berbasis gender (KBG/GBV) dan perlindungan dari eksploitasi dan pelecehan seksual (PSEAH); serta (3) pelaksanaan asesmen cepat gender dan perlindungan untuk memetakan kebutuhan serta memastikan penyaluran bantuan yang aman, adil, dan akuntabel.
Intervensi ini akan dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip-prinsip kemanusiaan, pendekatan yang responsif gender, dan akuntabilitas kepada masyarakat terdampak, serta diimplementasikan melalui kemitraan dengan organisasi perempuan lokal dan instansi pemerintah terkait. Bantuan tunai atau berbasis tunai akan diprioritaskan di wilayah dengan fungsi pasar yang memadai; namun, di wilayah dengan keterbatasan akses atau gangguan pasar yang signifikan, bantuan akan diberikan dalam bentuk natura untuk memastikan dukungan dapat disalurkan secara tepat waktu.
Pendukung Program
Program ini didukung oleh Humanitarian Action Fund – SHIFT Asia, periode program 11 Desember 2025 – 11 Januari 2026, dengan total dukungan dana sebesar Rp165.000.000




