Pendukung Program
Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act (TFCCA) melalui Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia (YKCI)
Dokumen
Grant Agreement No. CI-00036711
Anggaran
Rp2.999.727.500
Periode
Periode program: 10 Juli 2026 – 31 Agustus 2027
Uraian
Program Penguatan Kapasitas dan Sistem Pembelajaran Penerima Hibah TFCCA untuk Mendukung Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang Berkelanjutan merupakan inisiatif yang bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan organisasi penerima hibah Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act (TFCCA) dalam mengelola dan melaksanakan program konservasi secara efektif, akuntabel, inklusif, dan berkelanjutan. Program ini didasarkan pada pemahaman bahwa keberhasilan konservasi ekosistem pesisir dan terumbu karang tidak hanya ditentukan oleh kualitas implementasi kegiatan di lapangan, tetapi juga oleh kapasitas organisasi dalam tata kelola, manajemen program, pengelolaan hibah, pembelajaran, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan dan tantangan implementasi.
Melalui program ini, Penabulu memberikan dukungan teknis dan pendampingan kepada organisasi penerima hibah untuk memperkuat berbagai aspek kelembagaan, mulai dari tata kelola organisasi, pengelolaan program, manajemen keuangan hibah, komunikasi, Monitoring, Evaluation and Learning (MEL), hingga pengembangan sistem dokumentasi dan manajemen pengetahuan. Penguatan kapasitas dilakukan melalui asesmen kebutuhan organisasi, penyusunan rencana pengembangan kapasitas, pelatihan, coaching, mentoring, fasilitasi pembelajaran, serta pendampingan implementasi agar setiap organisasi mampu meningkatkan kualitas pengelolaan program konservasi sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan keberlanjutan.
Selain penguatan kapasitas organisasi, program ini mengembangkan sistem pembelajaran (learning system) yang mendorong terciptanya budaya berbagi pengetahuan dan kolaborasi antar penerima hibah TFCCA. Berbagai pengalaman implementasi, praktik baik (best practices), inovasi, tantangan, dan pembelajaran dari setiap organisasi akan didokumentasikan secara sistematis, dianalisis, kemudian disebarluaskan melalui forum pembelajaran, lokakarya, produk pengetahuan, publikasi, dan media komunikasi lainnya. Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat replikasi praktik-praktik yang berhasil, memperkuat jejaring antar organisasi, serta meningkatkan kualitas implementasi konservasi di berbagai wilayah sasaran.
Program juga memperkuat sistem Monitoring, Evaluation and Learning (MEL) sebagai instrumen utama untuk memastikan proses implementasi berjalan secara adaptif dan berbasis bukti (evidence-based). Melalui pengembangan indikator kinerja, sistem monitoring, evaluasi berkala, refleksi pembelajaran, serta pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan, organisasi penerima hibah diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program sekaligus menghasilkan pengetahuan yang dapat digunakan untuk mendukung pengembangan kebijakan, perencanaan program, dan pengelolaan konservasi yang lebih responsif terhadap dinamika di lapangan.
Pada akhirnya, program ini diharapkan mampu membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan di antara organisasi penerima hibah TFCCA, memperkuat kapasitas kelembagaan organisasi masyarakat sipil dalam pengelolaan program konservasi, serta meningkatkan kontribusi berbagai pemangku kepentingan terhadap perlindungan dan pengelolaan ekosistem pesisir dan terumbu karang di Indonesia. Dengan memperkuat kapasitas organisasi, tata kelola, sistem pembelajaran, dan kolaborasi multipihak, investasi TFCCA diharapkan menghasilkan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan, baik bagi organisasi penerima hibah maupun bagi upaya konservasi keanekaragaman hayati laut di Indonesia.
Pendukung Program
Program ini didukung oleh Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act (TFCCA) melalui Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia (YKCI), periode program10 Juli 2026 – 31 Agustus 2027, dengan total dukungan dana sebesar Rp2.999.727.500




