Dutch Relief Alliance

EUR 480.598

Periode program: 17 Desember 2025 – 16 Juni 2026

Uraian

Program Respons Kemanusiaan Bersama Siklon Senyar Indonesia 2025 dirancang untuk merespons dampak kemanusiaan akibat Siklon Tropis Senyar yang melanda Provinsi Aceh pada November 2025. Siklon ini menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor yang berdampak pada rusaknya infrastruktur, hilangnya mata pencaharian, serta mengungsinya ratusan ribu penduduk. Kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi situasi darurat ini terbatas, sehingga diperlukan dukungan kemanusiaan terpadu untuk menutup kesenjangan layanan dasar.

Respons ini dilaksanakan melalui mekanisme Joint Response Dutch Relief Alliance, dipimpin oleh Plan International dengan keterlibatan Penabulu-Oxfam, World Vision, Save the Children, Cordaid, dan Tearfund. Pendekatan respons menekankan koordinasi lintas organisasi, pembagian wilayah dan sektor yang jelas, serta kolaborasi erat dengan mitra lokal untuk memastikan respon yang cepat, tepat sasaran, dan menghindari tumpang tindih intervensi.

Program ini mencakup intervensi multisektor yang berfokus pada kebutuhan paling mendesak. Secara khusus yang dilakukan oleh Yayasan Penabulu bersama Yayasan Flower Aceh dan Yayasan Perempuan dan Anak Negeri (YPANBA), meliputi sektor: air, sanitasi, dan higiene (WASH), ketahanan pangan dan penghidupan (Food Security and Livelihoods),  bantuan non-pangan dan hunian (NFIs and Shelter), dan perlindungan (Protection). Bantuan diberikan untuk memungkinkan keluarga terdampak memenuhi kebutuhan prioritas mereka.

Pendekatan perlindungan menjadi prinsip utama dalam implementasi program, dengan perhatian khusus pada perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Program ini mengintegrasikan prinsip gender, akuntabilitas kepada populasi terdampak (AAP), serta pencegahan eksploitasi dan kekerasan seksual (PSEA) melalui mekanisme umpan balik, meja pengaduan, dan keterlibatan komunitas secara aktif.

Melalui koordinasi yang kuat, pemanfaatan kapasitas lokal, dan pendekatan berbasis kebutuhan, respons kemanusiaan bersama ini bertujuan tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat jangka pendek, tetapi juga mendukung pemulihan awal komunitas terdampak. Program ini menjadi wujud solidaritas kemanusiaan dan komitmen bersama untuk memastikan bahwa kelompok paling rentan terlindungi dan tidak tertinggal dalam situasi krisis.

Pendukung Program

Program ini didukung oleh Dutch Relief Alliance, periode program 17 Desember 2025 – 16 Juni 2026, dengan total dukungan dana sebesar EUR 480.598